Punk uda ada di Aceh sejak tahun 90’an..ada beberapa scene besar waktu itu, diantaranya : Scene Curut, Tanggoel Rebel, Skageta, RedBull, yang tergabung dalam P.R.S.H scene..,dulu mereka hidup damai, berdampingan dengan masyarakat, gak pernah dikejar-kejar dan polisi/Satpol PP, gak pernah dapat cacian dari masyarakat,..selama belasan tahun mereka membangun image baik di Aceh, hidup damai tanpa meresahkan masyarakat, hancur seketika hanya gara-gara ulah anak-anak kecil yg kurang pemahaman tentang PUNK, yang tidak mengerti keadaan social-culture di Aceh.
“simple aja, kalo kamu ingin dihargai, maka hargai juga budaya masyarakat setempat”




